Air Mata
Dalam kesunyian
Ketika ramai secerah langit
Dalam kesunyian
Diantara rutinitas
Dalam kesunyian
Saat sandaran tak lagi kokoh
Dalam kesunyian
Saat Air mata tak lagi sanggup terbendung
Teekejut.
Melihat dia tak seperti biasanya
Sedikit bicara dengan tatapan welas
Kini ku tahu
Dia sedang sendiri
Sendiri dalam tanda kitip
Memiliki keluarga tapi seperti sendiri
Menyelami sakit sendiri
Saat seharusnya mereka ada.
Selalu sial katanya
Kini kutahu bahkan hal kecilpun tak berjalan dengan baik.
Dan dia sendiri
Wanita dengan Air mata
Mana belahan jiwamu yang seharusnya ada untuk bersama mendekap dukamu.
Coba tinggalkan sempitnya rungan dalam rumahmu
Lihatlah langit
Temukan nyaman disana
Paling tidak untuk membendung Air matamu.
Dan perlahan panggillah Allah
Allah... Allah... Allah..
"ingatlah Allah maka Allah akan mengingat kita"
Komentar
Posting Komentar